Maafkan aku kalau tulisanku ini mengganggumu. Aku sendiri juga tidak yakin apakah benar menulis surat ini atau tidak. Kupikr, jika surat ini tidak pernah ada, mungkin tidak akan lagi ada kesempatan. Dengan tulisan ku yang berantakan ini kamu menyebutnya cakar ayam, semoga masih bisa terbaca, aku memberanikan diri. Masih teringat, tiap pagi kamu selalu telat bangun. Sulit sekali untukmu bangun pagi. Sering kali kamu tidak sarapan, langsung saja berangkat. Lihat [ Read More ]
Archive for February 26th, 2011
Dalam abad modern yang hiruk pikuk oleh bunyi media elektronik yang dapat dijumpai di mana saja, keheningan semakin dianggap tidak ada maknanya, atau dianggap hanya untuk orang-orang tertentu yang ketinggalan zaman. Tidak mengherankan bahwa justru ada saja orang yang merasa takut masuk dalam keheningan. Mengapa mereka takut? Karena orang yang masuk dalam keheningan pertama-tama akan dihadapkan dengan diri sendiri, dan mulai melihat aspek-aspek kehidupan yang selama ini ditutupi entah secara [ Read More ]
Ada apa di tempat yang dalam sehingga Sang Guru mengajak murid-muridNya menuju ke sana? Apakah di sana ada kebahagiaan? Ataukah di sana mereka diuji? Dalam renungan ini saya mendapatkan pemahaman baru dalam mana saya sebagai seorang yang terpanggil di antara yang terpanggil ditantang berani maju. Tempat yang dalam memang penuh dengan ikan-ikan besar dan akan banyak ikan yang saya tangkap bila saya tekun bekerja. Tetapi saya sendiri menjadi was-was dengan [ Read More ]
Karena dianggap bodoh pada masa kecilnya, maka sejak usia 7 tahun Edison dikeluarkan dari sekolah oleh orang tuanya untuk belajar sendiri di rumah, dan pada usia 12 ia mulai berjualan koran dan buah-buahan di kereta api, sambil terus belajar secara mandiri melalui bahan bacaan buku dan percobaan-percobaan kecil di rumahnya. Semenjak ia menjadi operator telegraf konvensional, pada tahun pertama ia bekerja, Edison sempat berkali-kali di pecat dari pekerjaannya karena kurangnya [ Read More ]

';






